Sunday, 27 November 2011

When You Thought I Wasn’t Looking

by Paulo Coelho on September 29, 2011


When you thought I wasn’t looking
You hung my first painting on the refrigerator
And I wanted to paint another.

When you thought I wasn’t looking
You fed a stray cat
And I thought it was good to be kind to animals.

When you thought I wasn’t looking
You baked a birthday cake just for me
And I knew that little things were special things.

When you thought I wasn’t looking
You said a prayer
And I believed there was a God that I could always talk to.

When you thought I wasn’t looking
You kissed me good-night
And I felt loved.

When you thought I wasn’t looking
I saw tears come from your eyes
And I learned that sometimes things hurt—
But that it’s alright to cry.

When you thought I wasn’t looking
You smiled
And it made me want to look that pretty too.

When you thought I wasn’t looking
You cared
And I wanted to be everything I could be.

When you thought I wasn’t looking—
I looked . . .
And wanted to say thanks
For all those things you did
When you thought I wasn’t looking.


*On my way to take my first path of the 27 years of life, I dedicate this poem to my beloved Mom and Dad for brought me into this world and shower me with unconditional love always. Wishing that for the years ahead I will always make them proud, put a smile on their faces, lighten up their burden, and contribute to their happiness in everyway that I could possibly do.

Saturday, 26 November 2011

Selamat Tahun Baru 1433 Hijriyah :)

Alhamdulillah...

Setahun sudah umur blog ini :) 
Setahun sudah mencoba menulis, walau belom keliatan produktifnya :p 
Setahun yang penuh senyum dan haru, terselip sedih dan duka, tapi lebih banyak berkah dan kasih sayangNya... Alhamdulillah... :')

Semoga langkah di tahun depan senantiasa dalam lindunganNya...
Sambil terus belajar untuk rajin bersyukur, manja meminta, menjaga semangat mewujudkan mimpi2, dan meraih jawaban2 atas doa2...
Aamiin...

Selamat tahun baruuuuuuu :D

Friday, 25 November 2011

Funny

Just. Had. a Skype.


with. a Very. Special. Person.


It. is. Funny. That. Happiness. is. as Simple. as That.


:)

Thursday, 24 November 2011

G.A.L.A.U.

Jadiii...posting ini adalah dedikasi saya buat temen saya yang tersayang yang lagi galau, dan beberapa hari terakhir ini menuangkan perasaannya itu di blog pribadinya. Semalam dia sempat menanyakan komentar saya mengenai blog-post-nya akhir2 ini dan berkomentar kalo blog saya isinya hanya hal-hal yang berkaitan ama positive thinking dan semangat :P Hahahah...bukannya saya ga pernah galau, tapi saya ga akan membiarkan galau saya itu terlihat oleh banyak orang (terutama yang tidak terlalu dekat dengan saya atau bahkan tidak saya kenal) dengan menuangkannya melalui bercerita begitu saja di blog. Saya lebih suka menuangkannya lewat puisi, soalnya kan maknanya bisa ganda. Dan siapa tau orang yang baca puisi saya jadi tersentuh juga karena lagi merasakan hal yang sama. Well, here are some of my version of galau poems long long time ago :">



Sendu

Mendung menggayut di langit sejak pagi tadi…
Biaskan kelabu hatiku yang benderangnya makin redup.
Kupercayakan sutra kalbu pada cahaya hati yang datang tiba-tiba.
Kubiarkan kelembutannya memenuhi segenap panca inderanya dan juga jiwanya yang sedang mencari damai sejati.
Lepas saja pancar indahku...
Dan semua akan kembali lagi menambah anggun sukma yang ikhlas.
Setitik harapku padaMu...
Biarkanlah secercah cerah datang tuk menyingkap sendu.
Bawakan juga pelangi tuk ceriakan pagiku nanti.
060508
Pelangi cantik di langit kelabu




Parade Malamku

Sang Pangeran Malam datang bertandang.
Dan langit pun bertaburan bintang.
Bulan memimpin dengan binar paling terang, memanggil-manggil arak-arak penghias malam yang selalu dapat hapuskan kelam.
Datanglah lagi Pangeranku...
Karena kunanti slalu keriaan langit yang setia iringi langkahmu kala kau menyapaku.

060508
Splendid sky pictured my imagination of my night parade




Dalam Hati

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin lebih dalam dari palung-palung di kedalaman samudra sana

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam lebih terang dari mata mentari yang menantang di siang hari…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam senandungnya lebih indah dari nyanyian para bidadari…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam putih itu lebih suci dari melati dan salju…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam ada semerbak wangi kesturi yang kan mabukkan siapa saja yang menghirupnya…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam ada taman indah penuh dengan bunga-bunga cantik yang kan manjakan mata ia yang beruntung dapat memandangnya…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin ruang-ruang di dalamnya akan selalu tersedia tanpa batas untuk merengkuh lembut dan melindungi kesayangannya…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Bila ia membisu…menyimpan rapat-rapat rahasianya…
Bila ia terdiam…membungkus cepat-cepat lukanya…
Bila ia menangis…dalam sunyi yang akan menyayat-nyayat siapapun yang mendengarnya…
Bila ia mengharu biru…dalam bahagia yang senyap dan hanya diperuntukkan baginya saja…
Bila ia telah memilih…kesayangannya yang teristimewa diantara yang lain yang datang padanya…

Kau takkan tahu…bila tak tanyakan sendiri padanya
Kau takkan tahu…jika ia tak memilihmu untuk tahu
Kau takkan pernah tahu…dalamnya hati saat ia memutuskan untuk pergi tanpa menatapmu lagi…
110508
Mungkin yang di dalam hati, lebih putih dari salju ini




Saling Menemukan 

Embun pagi ini bawakan sejuk aromamu ke hadapanku
Menyapa lembut…membelai halus…menjemputku dari ruang angan-angan
Aku terpana menggapaimu tanpa kata
Matamu menyampaikan lebih banyak jawab saat bisik-bisik tanya tanpa suara mendengungkan gundah dan gelisahku

Jernih…damai… “Semuanya akan baik-baik saja, percaya padaku”… Matamu berucap saat membalas tatapanku
Kuberjalan dengan bayangmu memanduku melewati relung-relung pekat yang ujungnya tak terlihat
“Jangan khawatir…tetap di belakangku, dan kan kubawa kau ke pelita itu” lagi-lagi aku tenang melihat tatapmu yang seakan melindungiku dari hamparan pekat tak bertepi

Samar-samar diujung jauh sana kulihat binar lembut yang kaujanjikan
Tapakku perlahan makin pasti menjadi cepat, tak sabar memandikan pandangan yang telah lama haus akan terang
Kau biarkan aku menyusul bayangmu yang kini mengiringi beberapa langkah di belakangku

Selalu…aku tahu
Kau ada disini…disana…
Di tiap jengkal yang kupijak
Di tiap wangi yang kuhirup
Di tiap indah yang kulihat
Di tiap merdu yang kudengar
Di tiap damai yang kurasa
Kamu ada
190308
Segarnya seperti embun di pagi hari

Stay tough, would you…

Jadi…entah untuk yang keberapa kali saya sudah menjatuhkan BB ungu kesayangan saya itu.

I’m usually taking a good care of my private stuff…because I’m so likely to form an emotional attachment with almost anything… living or non-living objects.

Teringat betapa susah saya membereskan kamar karena sayang rasanya harus membuang benda2 ‘tak berguna lagi’ seperti prakarya jaman SMU, kertas kado bekas kado ulang tahun saya dari orang2 tersayang, pulpen2 lucu yang sudah tak lagi bertinta, baju2 lama yang masih muat dibadan (padahal mah udah belel minta ampun dan bikin Ibu saya keningnya berkerut2 tiap menangkap basah saya pake baju model begituan), berkas2 file kuliah (entah fotokopian, laporan tugas2 yang udah diberi nilai, atau sekedar mind-map jaman baheula yang dulunya buat ngebantu di masa2 ujian), dan masih banyaaaaaak lagi deh ga bisa disebutin satu….hehehe…

Jadiii..selama semua benda2 itu menurut saya punya kisah istimewa, saya ga akan begitu aja bisa menyingkirkannya. Sebenernya ini ga bagus juga, karna saya sebegitu emosionalnya hingga hampir semua benda yang pernah saya pakai menurut saya punya kisah sendiri.

Uhm…that was about the non-living objects. How about the living things? How about people or even special people (and pets) around me that have already added their own unique colors into my life?
I’ll stand firm for those people (and pets), I’ll stand tall, and I’ll sacrifice everything I have when they need it the most. I guess I’m quite a loyal person. I hope I am.


"How could you not forming a strong-bonding with such a cute creature like this? <3"


Oiya, soal pets, saya dulu punya kucing peliharaan yang saya miliki sejak saya masih kelas 5 SD sampai awal2 jaman kuliah S1 dulu. Jadi…si kucing tersayang ini ceritanya umurnya panjang dan meninggalnya pun karena udah tua :’(

Saya inget betapa sedihnya saya waktu kucing saya meninggal, selama 3 hari berturut2 mata saya sembab tiap bangun pagi. Kalo liat tempat dia biasa nongkrong di rumah, air mata saya ga tahan tumpah dengan deras. Saya kubur almarhum kucing saya itu di halaman depan rumah dengan upacara pemakaman yang khidmat. Saya, adik2 saya, dan orangtua saya kumpul buat ngedoain si kucing yang jasadnya udah masuk ke liang lahat. Saya doain tiap sholat, berdoa supaya nanti di surga (semoga saya pantas masuk surgaNya) saya bisa ketemu kucing kesayangan saya lagi. Tapi semua itu ga menghapus kesedihan saya juga sampe di hari keempat Ibu saya yang udah ga tahan liat anaknya mewek abis2an karena kehilangan kucing bilang ‘kamu baru keilangan kucing aja udah begitu, gimana kalo keilangan yang lain seperti anggota keluarga’. Saat itu juga saya tersadar dan seperti ditampar ‘Oiya ya, saya ga boleh begini terus’. Jadi mulailah saya tahan air mata yang mau tumpah itu, mulailah saya mengumpulkan kekuatan buat bangkit, dan mulailah saya belajar untuk ga menciptakan emotional attachment yang begitu dalam sama semua hal, karena kan semua hal itu milikNya dan Dia berhak mengambilnya kembali kapan pun waktunya tiba.

Errr…panjang juga ya ocehan saya… Sebenernya saya cuma mau bilang ke kamu… Iya kamu yang berusaha masuk ke kehidupan saya, siapapun juga itu…

Stay tough, please… I may not be a nice person the whole time, I might be reckless and seems like ignoring your feelings, I might act egocentric, I would argue with you and defend my opinions whenever I need it, I would be so ‘kepo’ a.k.a showing excessive curiosity over your life… (now I really sounds annoying, don’t I? :P ), and I might drop you down accidentally like what I’ve done with my purple BB…

But once you made it, once you succeeded entering my life, and be part of my story… I will always be there for you… I will always try to give you all my best… Because those who survived and made it are truly special J  After all, only special people can handle me and my annoying traits :P Hahahaha… Noooo…I’m kidding, I’m not that annoying… I’m mostly sweet…just ask the survivors :P :P :P

Tuesday, 22 November 2011

Helloooow, Dear Blog :)

Ya ampuuuunnn sekian lama saya meninggalkan blog ini...ckckckck..bener2 yaaa... Kangeeeeeeeen tak tertahankan menggosip disini. Tentunya udah banyak banget cerita yang gak terbagi dan udah beribu2 kata pengen dituangin disini....sampe bingung mau cerita yang mana dulu.

Well, pertama adalah saya udah balik ke negeri tercinta Indonesia!!! :D Alhamdulillah banget akhirnya sekolah disana selesai juga, walaupun agak sedih (ng...bukan agak, tapi serius beneran sedih) karena petualangan2 di negara yang buat saya cantik dan penuh kenangan itu harus terhenti. Tapiiii... I know we will meet again someday, UK. I promise you :)

Teruuuss...apa ya? Apa ya? Saya bersyukur banget karena sepanjang perjalanan ini dipertemukan dengan orang2 yang luar biasa, temen2 yang jadi keluarga, orang2 yang ga sekedar bertemu muka lalu menghilang tapi meninggalkan jejak di hati dan saya yakin kapanpun kita ketemu lagi akan berasa seperti ketemu belahan-belahan jiwa (taela) hehehe....eeehh tapi emang bener kok :P

Daaaan alhamdulillah saya udah (unofficially) a double master-degree :"> Berkat doa dan bantuan Ayah, Ibu, Adik, Nenek, keluarga, sahabat dan temen2 semua tentunya....karna tanpa itu gak mungkin saya yang pemales dan sama sekali akan memilih apapun selain belajar bisa lulus sekolah yang lamanya luar biasa ini :')

Owkay....berarti mulai sekarang saya akan cerita random aja ya...mengenai petualangan2 saya dulu ataupun pengalaman2 saya kembali ke Indonesia sekarang ini. Berharap bisa cerita juga tentang kehidupan kantor dalam waktu dekat, karena sungguh saya kangen sama kantor saya dan seisinya. It's really great to be back here, Dear Blog :))