Baru saja membuka sebuah pesan masuk dari seorang teman di Facebook, dan menemukan jejak2 pesan lama saya untuk teman saya itu yang menggambarkan kehidupan saya lebih dari setengah tahun yang lalu:
"Mba...apa kabarnya? Tugasku alhamdulillah udah dikumpul tadi..aku ngejarnya sampe 16 jam ngetik nonstop...untung idenya mau keluar :P Masih ada 4 essay lagi..."
Oh wow! Membaca kembali pesan itu membuat saya bersyukur masih bisa waras, sehat, bahagia, dan sejahtera sampai saat ini. Momen2 penuh perjuangan menyelesaikan tugas2 kuliah yang selalu datang tanpa henti ditambah keharusan mengatur jadwal jalan2-aji-mumpung-di-negeri+orang ditambah menahan rasa kangen teramat sangat sama rumah... Saya tidak mennyangka bisa melewati semuanya, tapi ternyata bisa... Alhamdulillah...dulu ataupun sekarang selalu ada teman2 baik dan Allah yang menemani :')
This blog is just about my daily life in beloved Indonesia and my previous experience living in a subtropic-foreign-country, the territory of the most charming Future King on earth, Prince William Arthur Phillip Louis!
Thursday, 8 December 2011
Tuesday, 6 December 2011
My 'Unyu' Moment
Ditengah2 kejamnya hidup saat harus merevisi thesis, saya putuskan untuk sejenak tersenyum mengingat kejadian 'unyu' beberapa hari yang lalu :) Hope that you guys would enjoy it too, I decided to share the story here :P
Setting:
di taksi pas pulang malem dengan 3 orang lainnya.
A: "Aduuuuhh...siapa aja tolong dong miss call hape gw! Kok ga ada ya? *sambil rogoh2 tas di kegelapan taksi* | R: *innocent polos bodoh, niat baik hanya ingin membantu, ambil BB dan mulai cari kontak A* "Yah...tapi gw ga punya nomernya A" | A: *mulai cengar cengir* "Nah itu dia emang niatnya biar ditanya nomernya...trik ke 986" *sambil tetep rogoh tas biar meyakinkan* | R: *masi lemot, bengong* Hah? Apah? Nomer lo berapa? | A: *sambil ketawa2* "O8xx...xx...xxx" *nyebutin sambil keputus ketawa2nya* | *satu taksi udah ketawa2*| R: *masi lemot* "Hah?? Apa sih ini? *mulai ketawa juga walau ga ngerti* *kemudian me-miss call hape si A* | A: *ambil hape dari bawah kursi sok2 abis jatoh* "aaaahh ini dia hapenya! Siiiiipp dapet deh nomernya...hahahahah" | R: *baru ngeh, akhirnyaaaa* *cuman bisa senyum sambil gemessss stengah idup*
Note: untuk rekan2 satu taksi malem itu dan temen2ku sayang, kalian tau siapa aktor2nya ya :P
Setting:
di taksi pas pulang malem dengan 3 orang lainnya.
A: "Aduuuuhh...siapa aja tolong dong miss call hape gw! Kok ga ada ya? *sambil rogoh2 tas di kegelapan taksi* | R: *innocent polos bodoh, niat baik hanya ingin membantu, ambil BB dan mulai cari kontak A* "Yah...tapi gw ga punya nomernya A" | A: *mulai cengar cengir* "Nah itu dia emang niatnya biar ditanya nomernya...trik ke 986" *sambil tetep rogoh tas biar meyakinkan* | R: *masi lemot, bengong* Hah? Apah? Nomer lo berapa? | A: *sambil ketawa2* "O8xx...xx...xxx" *nyebutin sambil keputus ketawa2nya* | *satu taksi udah ketawa2*| R: *masi lemot* "Hah?? Apa sih ini? *mulai ketawa juga walau ga ngerti* *kemudian me-miss call hape si A* | A: *ambil hape dari bawah kursi sok2 abis jatoh* "aaaahh ini dia hapenya! Siiiiipp dapet deh nomernya...hahahahah" | R: *baru ngeh, akhirnyaaaa* *cuman bisa senyum sambil gemessss stengah idup*
Note: untuk rekan2 satu taksi malem itu dan temen2ku sayang, kalian tau siapa aktor2nya ya :P
Thursday, 1 December 2011
My oh My…
Yahhh…malem ini, setelah seharian penuh berjuang memandangi thesis yang harus direvisi, akhirnya saya telah mengerjakan setidaknya DUA dari LIMA BELAS hal yang harus saya perbaiki dari thesis saya. Itungan 15 itu mencakup revisi mayor dan minor: struktur abstrak (meehhh), berbagai tulisan saya dalam bentuk paragraph yang harus dirubah ke bentuk pointers (seriously this more than just mehhhhh), perbaikan tabel yang mencakup bentuk, warna, dan penyebutannya di dalam paragraph (d’ohh…tak tahan untuk tak tepok jidat), penjelasan panjang lebar yang harus saya kasih kenapa juga saya dengan ‘hebat’nya menciptakan kuesioner ajaib yang itemnya sampe 101 (blaaahhh…responden aja mau ngisi jadi kenapa lagi musti dipermasalahkan huhuhu… Okay tapi ini gapapa masih lumayan agak penting lah), menjelaskan berbagai macam definisi dari istilah2 yang saya pake di dalam thesis (okay ini juga perlu sih, tapi kan saya jadi harus banyak browsing dan baca dan merangkai kata lagi), daaaaaan yang paling mengerikan dari semua itu adalah: saya harus menambahkan hal mayor dalam bab analisa—yang berarti adalah browsing, kumpulin data, olah data sederhana, sortir data yang udah ada, olah lagi, convert semuanya ke dalam bentuk presentasi yang berupa tabel atau chart, lalu tentu saya membahasnya (dosa apa saya kemarin2? Huuhuhuhuhuhuhuhu…..). *sighhhhhhhhhhhhhhhhhhh*
it is this messy :'(
source: http://www.abdsurvivalguide.com
Dan jujur…mulai dan pagi hingga malam, semangat hidup saya kian melemah tiap kali memandang nanar si thesis yang udah selonjoran dengan ciamiknya diatas meja kecil yang saya taro diatas kasur saya. Maksudnya ditaro dikasur ya jelas supaya saya ga make kasur buat tidur melulu karena sebagian ruangnya kini udah dikuasai si thesis dan laptop diatas meja kecil. Beneran deh, walaupun udah sebegitu menantang pasangan yahuy ini a.k.a. thesis dan laptop, saya tetep ga napsu bahkan untuk sekedar melirik aja. I feel like I’ve had enough!!! I do!!! I’ve been doing this research for more than a year, at first with lots of energy and huge enthusiasm, then with a bit worry feeling whether I am capable or not, then with an improved self-confidence by a little (well not so little, quite big actually) help from my amazing Supervisors in ITS and my friends, then finally with a helpless feeling I managed to force myself finished that report off and submitted it to ITS just close before the deadline. That was for Leeds. Dan sekarang saya harus mengulanginya lagi disini dengan ritme yang kacau balau (yah karna emang udah kecapean, karna pola konsultasi dengan pembimbing yang indescribable dan suka bikin speechless, dan mostly karena perasaan udah ga pengen nyentuh laptop buat urusan2 begini lagi). Oleh karena itu waktu sidang baru terbongkarlah segala macem kekurangan thesis saya itu bagi pembing-penguji disini, lah dari kemaren kemana aja….kemana kok baru terbongkar sekarang? Kenapa kok kemarin pas saya konsultasi gak ada peringatan bahwa harus dilakukan perbaikan mayor yang mencakup hal ini dan itu. Bahhhhh…ya udah lah ya…udah kejadian ini… I was thinking to just quit, really… Tapi trus temen2 saya lagi2 menyemangati dari mulai yang ngomong “you’re not a quitter!!!” sampe yang menawarkan diri bilang “…apa perlu ditampar???!!!” :P Bahhhh…oke okeeee…saya ga jadi berenti dan nyerah deh… I will TRY to finish these revisions very very soon… *sighhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh*
When Becks was coming to town!
Hari itu…dua hari sebelum hari H, tante saya tiba2 menelepon saya dan secara spontan mengajak saya untuk nonton David Beckham yang bersama tim sepakbolanya dari LA Galaxy akan bertanding melawan Indonesian Selection Team (ISL) yang beranggotakan pesepakbola2 paling yahuy dari negri ini.
Saya suka David Beckham, well siapa juga ya yang engga karena dia begitu tampan-rendah hati-keren main bolanya pada masanya-kaya raya-dan lain-lain, walaupun tidak sebegitu sukanya sampai merasa harus menonton pertandingan ini. Tapi saya sukaaaa sekali ajakan2 spontan dan mencoba hal-hal baru yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Dan kebetulan saya belum pernah sekalipun nonton pertandingan sepakbola di stadion GBK senayan seumur2 (yah ga masalah juga sih buat saya, saya ga segitu sukanya juga sama sepakbola hingga merasa musti nonton di stadion. Saya cuma semangat nonton bola kalo pemainnya ganteng2 atauuuu pas Piala Dunia, itu juga lewat TV udah cukup :P). Karena rasa ingin tahu dan pengen banget liat gimana serunya suasana nonton bola di Senayan itu (yang saya ramalkan akan dipenuhi oleh banyak ibu2 seperti tante saya…xixixixi…), maka dengan suka cita, saya terima ajakan tante saya itu :D
Jadilah kemarin, saya, tante saya dan suaminya, pacarnya sepupu saya dan temennya, dan satu orang pegawai tante saya berkumpul di Senayan untuk menyambut Beckham :D Ngeh ga sih bahwa kombinasi rombongan yang baru aja saya sebutin itu aneh bin ajaib XD
Kesana dengan menggunakan taksi, kita turun di pintu barat GBK dan melanjutkan perjalanan ke pintu timur dengan jalan kaki. Kita memutuskan untuk jalan kaki karena banyak mobil udah mulai berdatangan waktu itu sehingga mengakibatkan macet. Padahal, waktu baru menunjukkan jam 5 sore, sedangkan pertandingan baru akan dimulai jam 7 malam saja.
Sambil jalan kearah stadion, saya bisa ngeliat pasar kaget yang memamerkan display berupa jersey2 bola dalam dan luar negri (kebanyakan sih jersey tim Indonesia, MU, dan LA Galaxy, yah sesuai kan sama pertandingan hari itu), syal tim Indonesia dan MU, sepatu2 bola, minuman2 dingin, gorengan, dan berbagai jajanan2 yang oke buat mengganjal perut seperti siomay, bakmi, ketupat sayur, bakso, otak2, daaaaan masih banyak lagi! Gak bakal kelaperan deh pokoknya. Tante saya yang udah bawa bekal roti isi buat kita semua langsung dengan sigapnya menghampiri salah satu tukang minuman dingin dan ngeborong minuman isotonik dingin buat dibawa masuk ke dalam stadion. Karena gak terlalu suka minuman isotonik, saya sih pilih minta dibelikan air minum dari mata air pegunungan aja :P Jadilah udah 2 kantong plastik masing2 berisi roti dan minuman dalam genggaman. Dalem hati saya udah mulai senyum2….xixixixi….ini kayaknya akan jadi piknik beneran deh :P
Setelah itu antrilah kita lumayan lama di pintu masuk stadion bareng sama calon penonton lainnya. Bener dugaan saya, yang paling banyak ada diantrian adalah kelompok keluarga besar mulai dari ayah, ibu, anak, sampe balita dan bayi (Oh my god! Padahal ini stadion berisik banget dengan suara2 teriakan dan horn2 yang annoying abis), lalu disusul oleh kelompok pasangan muda, kelompok abegeh, kelompok mba2 cantik yang sampe nonton di stadion pun harus loh pake rok mini dan sandal atau sepatu high-heels (ckckckckck….), kelompok mas2 dan mba2 yang keliatan seperti fotografer (soalnya pegang kamera keren2 banget dengan berbagai macem lensa, mungkin mau skalian latian foto kali ya di dalem), dan ada juga kelompok yang emang kayaknya penggemar bola karena tampangnya cool dan pake jersey2 bola yang keliatannya aseli dan ga nenteng apa2 lagi selain minuman dingin dalam botol plastik :P
Segera setelah masuk ke dalam stadion dan lolos dari antrian panjang, om saya begitu gembira saat di dalam menemukan lagi banyak tukang jualan yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman yang keliatannya (serius, ini keliatannya doang) lebih enak (dan sayangnya jauh lebih mahal) dari diluar. Belom apa2, langsunglah dipesan 5 hot dog ukuran raksasa (karna emang porsinya segede gitu gak ada porsi kecil) buat kita. Lalu tante saya kembali dengan sungguh briliannya menemukan ada tukang siomay (gaaaahhh saya sukaaaaaaaa sekali siomay) yang nangkring dengan okenya di pojokan tangga. Saya langsung ngikutin tante saya supaya bisa ikut dibeliin siomay :P Heheheheh… Dan bayangkan kali ini, udah berapa banyak bekal makanan kita buat di dalem :P Hahahahahahahah…. Saya kembali senyum2, dan lebih lebar kali ini… Serius deh ini seru banget dari sekedar nonton pertandingan bola yang gitu doang (maap ya buat penggemar bola :P). Udah segitu banyaknya bekel, om saya kembali membeli beberapa botol air minum dari mata air pegunungan untuk dibawa kedalem. Gaaaaaaaaaaahhhhhhhh….kali ini serius jadi bahan makanan dan minumannya banyak bangeeeeettt…kayaknya ampe cukup buat dimakan bareng ama Beckham, Bambang Pamungkas, dan Andik Vermansyah seandainya mereka laper ditengah2 pertandingan.
Udah niy….bekal udah lengkap dan BANYAK. Tante saya udah ga sabar mau masuk dan pilih tempat duduk katanya, jadinya tante saya masuk duluan dan saya disuruh nemenin. Saya udah megang kotak2 styrofoam (iya saya tau ini gak sehat sama sekali) berisi siomay plus botol2 air minum dalam kantong plastik. Eh tiba2 pas mau masuk ngikutin tante saya, saya dihadang ama petugasnya dan disuruh mindahin air2 dalam botol itu ke dalam plastik bening (untuk mencegah timpuk2an katanya). Karena saya ga bisa nemuin plastik (ya iyalah!) akhirnya terpaksa botol2 itu diperawanin dan dibuka tutupnya, sehingga saya akhirnya membawa botol2 tak bertutup masuk ke dalam. Serius rempong deh bawanya, soalnya kan jadi takut tumpah.
Mata saya udah tertuju untuk duduk di tengah aja, lokasi tempat duduk dimana kita bisa menyaksikan pertandingan secara nyaman, karena agak jauh dari pengeras suara dan gak terlalu rame orang. Cuman ya jangan harap bisa liat Beckham dengan leluasa kecuali bawa kamera :P Eh eh eh kemudian tante saya minta kita semua pindah duduk ke kursi paling depan atau dalam hal ini paling bawah supaya bisa liat Beckham dengan leluasa tentunya. Jadilah kita pindah dengan seluruh barang bawaan yang banyak itu. Heheheheh…sungguh deh saya menikmati momen2 rempong ini, abisnya lucu kan kapan lagi ada kejadian begini :P
Saya lirik jam di BB saya, masih sekitar 1 jam lebih lagi sebelum pertandingan dimulai, dan kursi2 penonton masih banyak yang kosong. Ga lama kemudian Beckham dan anggota timnya masuk ke pinggir lapangan dan mulai latian… “Gyaaaaaaaaaaaaaaa!!!” teriakan ibu2 dan mba2 termasuk saya, plus suara tepuk tangan yang meriah, plus blitz kamera dari segala penjuru tiba2 ikut menyemarakkan suasana latian tim LA Galaxy. Setelah itu masuklah tim ISL yang sambutannya gak terlalu meriah kecuali ya pas nama2 beken seperti Bambang Pamungkas, Andik Vermansyah, Patrik Wanggai dan Gunawan Dwi Cahyo disebutkan dalam penyambutan tim itu. Keliatan banget kalo mayoritas orang dateng kesitu cuma untuk liat Beckham dari deket :P Heheheheh…
Yah...titik2 kecil berwarna merah dan putih itulah tim ISL dan LA Galaxy. Hanya segini yang bisa tertangkap kamera mungil saya :P
Kemudian sampe juga kita akhirnya di jam 7 malem, si pacarnya sepupu saya dan temennya yang dateng tergopoh2 langsung dari kantor mereka akhirnya ikut ngumpul di barisan tempat duduk paling depan itu. Kita semua keluarin kamera atau hape buat poto2 dan peluit pun dibunyikan. Sambil makan dan minum dan poto2 (berasa kayak nonton bioskop deh, apalagi tante saya sempet bilang “aduuuuhhh ini harusnya ada popcorn!” dengan muka menyesal hahahahah…) kita menyaksikan pertandingan yang gak terlalu istimewa itu. Yah saya aja yang gak ngerti bola bisa bilang kalo pertandingan itu gak terlalu seru, gak seseru pertandingan tim U-23 waktu Sea Games lah seenggaknya. Tapi kita semua, rombongan aneh bin ajaib, dapet juga momen untuk mengabadikan Beckham saat dia harus melakukan tendangan sudut. Haaaaaaaaaa!!!! Dengan kamera saku saya yang apa adanya dan sederhana, setelah di-zoom sampe full, dan diedit akhirnya punya juga saya pose 2 pose Beckham saat akan melakukan tendangan sudut itu. Yahhhh…emang siy agak2 blur…ng…bukan agak malahan tapi emang blur beneran, tapiiii tetep foto saya paling juara dibanding yang lain, karena yang lain cuman dapet pose punggung atau pose samping, kalo saya dapet pose depannya…yeaaaayyyy!!! Jadilah saya dibuat berjanji harus masukin dan tag foto itu di Facebook :P :P :P Dan saya belom melakukannya sampe posting ini selesai diketik :P
One of my blurry-masterpiece :P Still so very handsome tough :">
Akhirnya, selesailah perjuangan para penggemar Beckham dari mengambil foto, setelah sesaat sebelum pertandingan usai, Beckham dipanggil keluar lapangan untuk kemudian digantikan sama pemain lain. Pertandingan itu sendiri ditutup dengan kemenangan tim LA Galaxy dengan skor 1-0 (huuu…saya agak sedih untuk yang ini). Tapi di akhir2 pertandingan, tim ISL bermain cukup baik dan menghibur karena beberapa kali melemparkan serangan ke gol lawan, walaupun sayang ga ada satu pun yang berhasil karena si penjaga gawang LA Galaxy bener2 jago menjalankan tugasnya.
Selesai pertandingan, pulanglah kita naik taksi dari luar Senayan dengan hati senang mengenang sosok David Beckam yang cool, ramah, tampan, dan rendah hati wara-wiri di lapangan bola :D
Felt so warm on my birthday :)
Gimana engga ngerasa kayak gitu kalo:
- Seharian, sahabat2, temen2 dan ng…temen yang diharapkan jadi demen (#eaaa :P) bermunculan dari mana2 (bahkan yang beberapa waktu sempet hilang kontak) pada hari itu, menyempatkan untuk sekedar menelpon, mengirim sms, mengirim pesan atau menulis di wall FB, atau bahkan mengirim hadiah (nyahahahahah kalo yang ini ngarep :P) buat saya di hari dimana saya bertambah dewasa itu (bukan tua loh ya! :P)
- Pagi2 pas bangun dapet kecup dari ayah ibu beserta ucapan selamat dan doa2 paling baik buat saya mengawali hari baru saya di tahun berikutnya…senangnyaaaa :D
- Alhamdulillah pada hari ulang tahun saya itu saya puasa, sebagai rasa syukur atas karuniaNya yang tak terhingga untuk saya selama ini :’)
- Pas buka puasa saya udah selesai bikin es buah istimewa ala2 saya yang rasanya enakkkk plus segeeerrrr banget (hahahah..gak ketinggalan muji diri sendiri) dan sepulang kerja Ayah sama Ibu udah bawa makanan-makanan yummy favorit saya yang udah lamaaaaaa banget ga saya makan seperti sate dan soto padang….sungguh sluuurrrp….
- Alhamdulillah hari itu istimewaaaa sekali walau gak ada perayaan atau makan2 diluar
*posting ini seharusnya di-publish di hari ulang tahun saya tanggal 28 November kemarin, tapi ternyata baru sempet sekarang deh…
Subscribe to:
Posts (Atom)
