Thursday, 8 December 2011

Antidote for Insanity

Baru saja membuka sebuah pesan masuk dari seorang teman di Facebook, dan menemukan jejak2 pesan lama saya untuk teman saya itu yang menggambarkan kehidupan saya lebih dari setengah tahun yang lalu:

"Mba...apa kabarnya? Tugasku alhamdulillah udah dikumpul tadi..aku ngejarnya sampe 16 jam ngetik nonstop...untung idenya mau keluar :P Masih ada 4 essay lagi..."

Oh wow! Membaca kembali pesan itu membuat saya bersyukur masih bisa waras, sehat, bahagia, dan sejahtera sampai saat ini. Momen2 penuh perjuangan menyelesaikan tugas2 kuliah yang selalu datang tanpa henti ditambah keharusan mengatur jadwal jalan2-aji-mumpung-di-negeri+orang ditambah menahan rasa kangen teramat sangat sama rumah... Saya tidak mennyangka bisa melewati semuanya, tapi ternyata bisa... Alhamdulillah...dulu ataupun sekarang selalu ada teman2 baik dan Allah yang menemani :')

Tuesday, 6 December 2011

My 'Unyu' Moment

Ditengah2 kejamnya hidup saat harus merevisi thesis, saya putuskan untuk sejenak tersenyum mengingat kejadian 'unyu' beberapa hari yang lalu :) Hope that you guys would enjoy it too, I decided to share the story here :P


Setting:
di taksi pas pulang malem dengan 3 orang lainnya.

A: "Aduuuuhh...siapa aja tolong dong miss call hape gw! Kok ga ada ya? *sambil rogoh2 tas di kegelapan taksi* | R: *innocent polos bodoh, niat baik hanya ingin membantu, ambil BB dan mulai cari kontak A* "Yah...tapi gw ga punya nomernya A" | A: *mulai cengar cengir* "Nah itu dia emang niatnya biar ditanya nomernya...trik ke 986" *sambil tetep rogoh tas biar meyakinkan* | R: *masi lemot, bengong* Hah? Apah? Nomer lo berapa? | A: *sambil ketawa2* "O8xx...xx...xxx" *nyebutin sambil keputus ketawa2nya* | *satu taksi udah ketawa2*| R: *masi lemot* "Hah?? Apa sih ini? *mulai ketawa juga walau ga ngerti* *kemudian me-miss call hape si A* | A: *ambil hape dari bawah kursi sok2 abis jatoh* "aaaahh ini dia hapenya! Siiiiipp dapet deh nomernya...hahahahah" | R: *baru ngeh, akhirnyaaaa* *cuman bisa senyum sambil gemessss stengah idup*



Note: untuk rekan2 satu taksi malem itu dan temen2ku sayang, kalian tau siapa aktor2nya ya :P

Thursday, 1 December 2011

My oh My…

Yahhh…malem ini, setelah seharian penuh berjuang memandangi thesis yang harus direvisi, akhirnya saya telah mengerjakan setidaknya DUA dari LIMA BELAS hal yang harus saya perbaiki dari thesis saya. Itungan 15 itu mencakup revisi mayor dan minor: struktur abstrak (meehhh), berbagai tulisan saya dalam bentuk paragraph yang harus dirubah ke bentuk pointers (seriously this more than just mehhhhh), perbaikan tabel yang mencakup bentuk, warna, dan penyebutannya di dalam paragraph (d’ohh…tak tahan untuk tak tepok jidat), penjelasan panjang lebar yang harus saya kasih kenapa juga saya dengan ‘hebat’nya menciptakan kuesioner ajaib yang itemnya sampe 101 (blaaahhh…responden aja mau ngisi jadi kenapa lagi musti dipermasalahkan huhuhu… Okay tapi ini gapapa masih lumayan agak penting lah),  menjelaskan berbagai macam definisi dari istilah2 yang saya pake di dalam thesis (okay ini juga perlu sih, tapi kan saya jadi harus banyak browsing dan baca dan merangkai kata lagi), daaaaaan yang paling mengerikan dari semua itu adalah: saya harus menambahkan hal mayor dalam bab analisa—yang berarti adalah browsing, kumpulin data, olah data sederhana, sortir data yang udah ada, olah lagi, convert semuanya ke dalam bentuk presentasi yang berupa tabel atau chart, lalu tentu saya membahasnya (dosa apa saya kemarin2? Huuhuhuhuhuhuhuhu…..). *sighhhhhhhhhhhhhhhhhhh*

it is this messy :'(

Dan jujur…mulai dan pagi hingga malam, semangat hidup saya kian melemah tiap kali memandang nanar si thesis yang udah selonjoran dengan ciamiknya diatas meja kecil yang saya taro diatas kasur saya. Maksudnya ditaro dikasur ya jelas supaya saya ga make kasur buat tidur melulu karena sebagian ruangnya kini udah dikuasai si thesis dan laptop diatas meja kecil. Beneran deh, walaupun udah sebegitu menantang pasangan yahuy ini a.k.a. thesis dan laptop, saya tetep ga napsu bahkan untuk sekedar melirik aja. I feel like I’ve had enough!!! I do!!! I’ve been doing this research for more than a year, at first with lots of energy and huge enthusiasm, then with a bit worry feeling whether I am capable or not, then with an improved self-confidence by a little (well not so little, quite big actually) help from my amazing Supervisors in ITS and my friends, then finally with a helpless feeling I managed to force myself finished that report off and submitted it to ITS just close before the deadline. That was for Leeds. Dan sekarang saya harus mengulanginya lagi disini dengan ritme yang kacau balau (yah karna emang udah kecapean, karna pola konsultasi dengan pembimbing yang indescribable dan suka bikin speechless, dan mostly karena perasaan udah ga pengen nyentuh laptop buat urusan2 begini lagi). Oleh karena itu waktu sidang baru terbongkarlah segala macem kekurangan thesis saya itu bagi pembing-penguji disini, lah dari kemaren kemana aja….kemana kok baru terbongkar sekarang? Kenapa kok kemarin pas saya konsultasi gak ada peringatan bahwa harus dilakukan perbaikan mayor yang mencakup hal ini dan itu. Bahhhhh…ya udah lah ya…udah kejadian ini… I was thinking to just quit, really… Tapi trus temen2 saya lagi2 menyemangati dari mulai yang ngomong “you’re not a quitter!!!” sampe yang menawarkan diri bilang  “…apa perlu ditampar???!!!” :P Bahhhh…oke okeeee…saya ga jadi berenti dan nyerah deh… I will TRY to finish these revisions very very soon… *sighhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh*

When Becks was coming to town!

Hari itu…dua hari sebelum hari H, tante saya tiba2 menelepon saya dan secara spontan mengajak saya untuk nonton David Beckham yang bersama tim sepakbolanya dari LA Galaxy akan bertanding melawan Indonesian Selection Team (ISL) yang beranggotakan pesepakbola2 paling yahuy dari negri ini.

Saya suka David Beckham, well siapa juga ya yang engga karena dia begitu tampan-rendah hati-keren main bolanya pada masanya-kaya raya-dan lain-lain, walaupun tidak sebegitu sukanya sampai merasa harus menonton pertandingan ini. Tapi saya sukaaaa sekali ajakan2 spontan dan mencoba hal-hal baru yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Dan kebetulan saya belum pernah sekalipun nonton pertandingan sepakbola di stadion GBK senayan seumur2 (yah ga masalah juga sih buat saya, saya ga segitu sukanya juga sama sepakbola hingga merasa musti nonton di stadion. Saya cuma semangat nonton bola kalo pemainnya ganteng2 atauuuu pas Piala Dunia, itu juga lewat TV udah cukup :P). Karena rasa ingin tahu dan pengen banget liat gimana serunya suasana nonton bola di Senayan itu (yang saya ramalkan akan dipenuhi oleh banyak ibu2 seperti tante saya…xixixixi…), maka dengan suka cita, saya terima ajakan tante saya itu :D

Jadilah kemarin, saya, tante saya dan suaminya, pacarnya sepupu saya dan temennya, dan satu orang pegawai tante saya berkumpul di Senayan untuk menyambut Beckham :D Ngeh ga sih bahwa kombinasi rombongan yang baru aja saya sebutin itu aneh bin ajaib XD

Kesana dengan menggunakan taksi, kita turun di pintu barat GBK dan melanjutkan perjalanan ke pintu timur dengan jalan kaki. Kita memutuskan untuk jalan kaki karena banyak mobil udah mulai berdatangan waktu itu sehingga mengakibatkan macet. Padahal, waktu baru menunjukkan jam 5 sore, sedangkan pertandingan baru akan dimulai jam 7 malam saja.

Sambil jalan kearah stadion, saya bisa ngeliat pasar kaget yang memamerkan display berupa jersey2 bola dalam dan luar negri (kebanyakan sih jersey tim Indonesia, MU, dan LA Galaxy, yah sesuai kan sama pertandingan hari itu), syal tim Indonesia dan MU, sepatu2 bola, minuman2 dingin, gorengan, dan berbagai jajanan2 yang oke buat mengganjal perut seperti siomay, bakmi, ketupat sayur, bakso, otak2, daaaaan masih banyak lagi! Gak bakal kelaperan deh pokoknya. Tante saya yang udah bawa bekal roti isi buat kita semua langsung dengan sigapnya menghampiri salah satu tukang minuman dingin dan ngeborong minuman isotonik dingin buat dibawa masuk ke dalam stadion. Karena gak terlalu suka minuman isotonik, saya sih pilih minta dibelikan air minum dari mata air pegunungan aja :P Jadilah udah 2 kantong plastik masing2 berisi roti dan minuman dalam genggaman. Dalem hati saya udah mulai senyum2….xixixixi….ini kayaknya akan jadi piknik beneran deh :P

Setelah itu antrilah kita lumayan lama di pintu masuk stadion bareng sama calon penonton lainnya. Bener dugaan saya, yang paling banyak ada diantrian adalah kelompok keluarga besar mulai dari ayah, ibu, anak, sampe balita dan bayi (Oh my god! Padahal ini stadion berisik banget dengan suara2 teriakan dan horn2 yang annoying abis), lalu disusul oleh kelompok pasangan muda, kelompok abegeh, kelompok mba2 cantik yang sampe nonton di stadion pun harus loh pake rok mini dan sandal atau sepatu high-heels (ckckckckck….), kelompok mas2 dan mba2 yang keliatan seperti fotografer (soalnya pegang kamera keren2 banget dengan berbagai macem lensa, mungkin mau skalian latian foto kali ya di dalem), dan ada juga kelompok yang emang kayaknya penggemar bola karena tampangnya cool dan pake jersey2 bola yang keliatannya aseli dan ga nenteng apa2 lagi selain minuman dingin dalam botol plastik :P

hot dog ukuran raksasa dalam kantong plastik


Siomay akyuuuu...nyammm :D

Segera setelah masuk ke dalam stadion dan lolos dari antrian panjang, om saya begitu gembira saat di dalam menemukan lagi banyak tukang jualan yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman yang keliatannya (serius, ini keliatannya doang) lebih enak (dan sayangnya jauh lebih mahal) dari diluar. Belom apa2, langsunglah dipesan 5 hot dog ukuran raksasa (karna emang porsinya segede gitu gak ada porsi kecil) buat kita. Lalu tante saya kembali dengan sungguh briliannya menemukan ada tukang siomay (gaaaahhh saya sukaaaaaaaa sekali siomay) yang nangkring dengan okenya di pojokan tangga. Saya langsung ngikutin tante saya supaya bisa ikut dibeliin siomay :P Heheheheh… Dan bayangkan kali ini, udah berapa banyak bekal makanan kita buat di dalem :P Hahahahahahahah…. Saya kembali senyum2, dan lebih lebar kali ini… Serius deh ini seru banget dari sekedar nonton pertandingan bola yang gitu doang (maap ya buat penggemar bola :P). Udah segitu banyaknya bekel, om saya kembali membeli beberapa botol air minum dari mata air pegunungan untuk dibawa kedalem. Gaaaaaaaaaaahhhhhhhh….kali ini serius jadi bahan makanan dan minumannya banyak bangeeeeettt…kayaknya ampe cukup buat dimakan bareng ama Beckham, Bambang Pamungkas, dan Andik Vermansyah seandainya mereka laper ditengah2 pertandingan.

Udah niy….bekal udah lengkap dan BANYAK. Tante saya udah ga sabar mau masuk dan pilih tempat duduk katanya, jadinya tante saya masuk duluan dan saya disuruh nemenin. Saya udah megang kotak2 styrofoam (iya saya tau ini gak sehat sama sekali) berisi  siomay plus botol2 air minum dalam kantong plastik. Eh tiba2 pas mau masuk ngikutin tante saya, saya dihadang ama petugasnya dan disuruh mindahin air2 dalam botol itu ke dalam plastik bening (untuk mencegah timpuk2an katanya). Karena saya ga bisa nemuin plastik (ya iyalah!) akhirnya terpaksa botol2 itu diperawanin dan dibuka tutupnya, sehingga saya akhirnya membawa botol2 tak bertutup masuk ke dalam. Serius rempong deh bawanya, soalnya kan jadi takut tumpah.

Semua kamera keluar saat Beckham keluar pertama kali dari ruang ganti menuju pinggir lapangan. 
Gyaaaaa!!!! :D

Mata saya udah tertuju untuk duduk di tengah aja, lokasi tempat duduk dimana kita bisa menyaksikan pertandingan secara nyaman, karena agak jauh dari pengeras suara dan gak terlalu rame orang. Cuman ya jangan harap bisa liat Beckham dengan leluasa kecuali bawa kamera :P Eh eh eh kemudian tante saya minta kita semua pindah duduk ke kursi paling depan atau dalam hal ini paling bawah supaya bisa liat Beckham dengan leluasa tentunya. Jadilah kita pindah dengan seluruh barang bawaan yang banyak itu. Heheheheh…sungguh deh saya menikmati momen2 rempong ini, abisnya lucu kan kapan lagi ada kejadian begini :P

Saya lirik jam di BB saya, masih sekitar 1 jam lebih lagi sebelum pertandingan dimulai, dan kursi2 penonton masih banyak yang kosong. Ga lama kemudian Beckham dan anggota timnya masuk ke pinggir lapangan dan mulai latian… “Gyaaaaaaaaaaaaaaa!!!” teriakan ibu2 dan mba2 termasuk saya, plus suara tepuk tangan yang meriah, plus blitz kamera dari segala penjuru tiba2 ikut menyemarakkan suasana latian tim LA Galaxy. Setelah itu masuklah tim ISL yang sambutannya gak terlalu meriah kecuali ya pas nama2 beken seperti Bambang Pamungkas, Andik Vermansyah, Patrik Wanggai dan Gunawan Dwi Cahyo disebutkan dalam penyambutan tim itu. Keliatan  banget kalo mayoritas orang dateng kesitu cuma untuk liat Beckham dari deket :P Heheheheh…

Yah...titik2 kecil berwarna merah dan putih itulah tim ISL dan LA Galaxy. Hanya segini yang bisa tertangkap kamera mungil saya :P

Kemudian sampe juga kita akhirnya di jam 7 malem, si pacarnya sepupu saya dan temennya yang dateng tergopoh2 langsung dari kantor mereka akhirnya ikut ngumpul di barisan tempat duduk paling depan itu. Kita semua keluarin kamera atau hape buat poto2  dan peluit pun dibunyikan. Sambil makan dan minum dan poto2 (berasa kayak nonton bioskop deh, apalagi tante saya sempet bilang “aduuuuhhh ini harusnya ada popcorn!” dengan muka menyesal hahahahah…) kita menyaksikan pertandingan yang gak terlalu istimewa itu. Yah saya aja yang gak ngerti bola bisa bilang kalo pertandingan itu gak terlalu seru, gak seseru pertandingan tim U-23 waktu Sea Games lah seenggaknya. Tapi kita semua, rombongan aneh bin ajaib, dapet juga momen untuk mengabadikan Beckham saat dia harus melakukan tendangan sudut. Haaaaaaaaaa!!!! Dengan kamera saku saya yang apa adanya dan sederhana, setelah di-zoom sampe full, dan diedit akhirnya punya juga saya pose 2 pose Beckham saat akan melakukan tendangan sudut itu. Yahhhh…emang siy agak2 blur…ng…bukan agak malahan  tapi emang blur beneran, tapiiii tetep foto saya paling juara dibanding yang lain, karena yang lain cuman dapet pose punggung atau pose samping, kalo saya dapet pose depannya…yeaaaayyyy!!! Jadilah saya dibuat berjanji harus masukin dan tag foto itu di Facebook :P :P :P Dan saya belom melakukannya sampe posting ini selesai diketik :P

One of my blurry-masterpiece :P Still so very handsome tough :"> 

Akhirnya, selesailah perjuangan para penggemar Beckham dari mengambil foto, setelah sesaat sebelum pertandingan usai, Beckham dipanggil keluar lapangan untuk kemudian digantikan sama pemain lain. Pertandingan itu sendiri ditutup dengan kemenangan tim LA Galaxy dengan skor 1-0 (huuu…saya agak sedih untuk yang ini). Tapi di akhir2 pertandingan, tim ISL bermain cukup baik dan menghibur karena beberapa kali melemparkan serangan ke gol lawan, walaupun sayang ga ada satu pun yang berhasil karena si penjaga gawang LA Galaxy bener2 jago menjalankan tugasnya.

Suasana sesaat sebelum pertandingan usai dan Beckham udah ga lagi di lapangan hijau

Selesai pertandingan, pulanglah kita naik taksi dari luar Senayan dengan hati senang mengenang sosok David Beckam yang cool, ramah, tampan, dan rendah hati wara-wiri di lapangan bola :D

Felt so warm on my birthday :)

Gimana engga ngerasa kayak gitu kalo:
  • Seharian, sahabat2, temen2 dan ng…temen yang diharapkan jadi demen (#eaaa :P) bermunculan dari mana2 (bahkan yang beberapa waktu sempet hilang kontak) pada hari itu, menyempatkan untuk sekedar menelpon, mengirim sms, mengirim pesan atau menulis di wall FB, atau bahkan mengirim hadiah (nyahahahahah kalo yang ini ngarep :P) buat saya di hari dimana saya bertambah dewasa itu (bukan tua loh ya! :P)
  • Pagi2 pas bangun dapet kecup dari ayah ibu beserta ucapan selamat dan doa2 paling baik buat saya mengawali hari baru saya di tahun berikutnya…senangnyaaaa :D
  • Alhamdulillah pada hari ulang tahun saya itu saya puasa, sebagai rasa syukur atas karuniaNya yang tak terhingga untuk saya selama ini :’)
  • Pas buka puasa saya udah selesai bikin es buah istimewa ala2 saya yang rasanya enakkkk plus segeeerrrr  banget (hahahah..gak ketinggalan muji diri sendiri) dan sepulang kerja Ayah sama Ibu udah bawa makanan-makanan yummy favorit saya yang udah lamaaaaaa banget ga saya makan seperti sate dan soto padang….sungguh sluuurrrp….
  •  Alhamdulillah hari itu istimewaaaa sekali walau gak ada perayaan atau makan2 diluar

*posting ini seharusnya di-publish di hari ulang tahun saya tanggal 28 November kemarin, tapi ternyata baru sempet sekarang deh…

Sunday, 27 November 2011

When You Thought I Wasn’t Looking

by Paulo Coelho on September 29, 2011


When you thought I wasn’t looking
You hung my first painting on the refrigerator
And I wanted to paint another.

When you thought I wasn’t looking
You fed a stray cat
And I thought it was good to be kind to animals.

When you thought I wasn’t looking
You baked a birthday cake just for me
And I knew that little things were special things.

When you thought I wasn’t looking
You said a prayer
And I believed there was a God that I could always talk to.

When you thought I wasn’t looking
You kissed me good-night
And I felt loved.

When you thought I wasn’t looking
I saw tears come from your eyes
And I learned that sometimes things hurt—
But that it’s alright to cry.

When you thought I wasn’t looking
You smiled
And it made me want to look that pretty too.

When you thought I wasn’t looking
You cared
And I wanted to be everything I could be.

When you thought I wasn’t looking—
I looked . . .
And wanted to say thanks
For all those things you did
When you thought I wasn’t looking.


*On my way to take my first path of the 27 years of life, I dedicate this poem to my beloved Mom and Dad for brought me into this world and shower me with unconditional love always. Wishing that for the years ahead I will always make them proud, put a smile on their faces, lighten up their burden, and contribute to their happiness in everyway that I could possibly do.

Saturday, 26 November 2011

Selamat Tahun Baru 1433 Hijriyah :)

Alhamdulillah...

Setahun sudah umur blog ini :) 
Setahun sudah mencoba menulis, walau belom keliatan produktifnya :p 
Setahun yang penuh senyum dan haru, terselip sedih dan duka, tapi lebih banyak berkah dan kasih sayangNya... Alhamdulillah... :')

Semoga langkah di tahun depan senantiasa dalam lindunganNya...
Sambil terus belajar untuk rajin bersyukur, manja meminta, menjaga semangat mewujudkan mimpi2, dan meraih jawaban2 atas doa2...
Aamiin...

Selamat tahun baruuuuuuu :D

Friday, 25 November 2011

Funny

Just. Had. a Skype.


with. a Very. Special. Person.


It. is. Funny. That. Happiness. is. as Simple. as That.


:)

Thursday, 24 November 2011

G.A.L.A.U.

Jadiii...posting ini adalah dedikasi saya buat temen saya yang tersayang yang lagi galau, dan beberapa hari terakhir ini menuangkan perasaannya itu di blog pribadinya. Semalam dia sempat menanyakan komentar saya mengenai blog-post-nya akhir2 ini dan berkomentar kalo blog saya isinya hanya hal-hal yang berkaitan ama positive thinking dan semangat :P Hahahah...bukannya saya ga pernah galau, tapi saya ga akan membiarkan galau saya itu terlihat oleh banyak orang (terutama yang tidak terlalu dekat dengan saya atau bahkan tidak saya kenal) dengan menuangkannya melalui bercerita begitu saja di blog. Saya lebih suka menuangkannya lewat puisi, soalnya kan maknanya bisa ganda. Dan siapa tau orang yang baca puisi saya jadi tersentuh juga karena lagi merasakan hal yang sama. Well, here are some of my version of galau poems long long time ago :">



Sendu

Mendung menggayut di langit sejak pagi tadi…
Biaskan kelabu hatiku yang benderangnya makin redup.
Kupercayakan sutra kalbu pada cahaya hati yang datang tiba-tiba.
Kubiarkan kelembutannya memenuhi segenap panca inderanya dan juga jiwanya yang sedang mencari damai sejati.
Lepas saja pancar indahku...
Dan semua akan kembali lagi menambah anggun sukma yang ikhlas.
Setitik harapku padaMu...
Biarkanlah secercah cerah datang tuk menyingkap sendu.
Bawakan juga pelangi tuk ceriakan pagiku nanti.
060508
Pelangi cantik di langit kelabu




Parade Malamku

Sang Pangeran Malam datang bertandang.
Dan langit pun bertaburan bintang.
Bulan memimpin dengan binar paling terang, memanggil-manggil arak-arak penghias malam yang selalu dapat hapuskan kelam.
Datanglah lagi Pangeranku...
Karena kunanti slalu keriaan langit yang setia iringi langkahmu kala kau menyapaku.

060508
Splendid sky pictured my imagination of my night parade




Dalam Hati

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin lebih dalam dari palung-palung di kedalaman samudra sana

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam lebih terang dari mata mentari yang menantang di siang hari…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam senandungnya lebih indah dari nyanyian para bidadari…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam putih itu lebih suci dari melati dan salju…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam ada semerbak wangi kesturi yang kan mabukkan siapa saja yang menghirupnya…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin di dalam ada taman indah penuh dengan bunga-bunga cantik yang kan manjakan mata ia yang beruntung dapat memandangnya…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Mungkin ruang-ruang di dalamnya akan selalu tersedia tanpa batas untuk merengkuh lembut dan melindungi kesayangannya…

Takkan ada yang tahu…dalamnya hati
Bila ia membisu…menyimpan rapat-rapat rahasianya…
Bila ia terdiam…membungkus cepat-cepat lukanya…
Bila ia menangis…dalam sunyi yang akan menyayat-nyayat siapapun yang mendengarnya…
Bila ia mengharu biru…dalam bahagia yang senyap dan hanya diperuntukkan baginya saja…
Bila ia telah memilih…kesayangannya yang teristimewa diantara yang lain yang datang padanya…

Kau takkan tahu…bila tak tanyakan sendiri padanya
Kau takkan tahu…jika ia tak memilihmu untuk tahu
Kau takkan pernah tahu…dalamnya hati saat ia memutuskan untuk pergi tanpa menatapmu lagi…
110508
Mungkin yang di dalam hati, lebih putih dari salju ini




Saling Menemukan 

Embun pagi ini bawakan sejuk aromamu ke hadapanku
Menyapa lembut…membelai halus…menjemputku dari ruang angan-angan
Aku terpana menggapaimu tanpa kata
Matamu menyampaikan lebih banyak jawab saat bisik-bisik tanya tanpa suara mendengungkan gundah dan gelisahku

Jernih…damai… “Semuanya akan baik-baik saja, percaya padaku”… Matamu berucap saat membalas tatapanku
Kuberjalan dengan bayangmu memanduku melewati relung-relung pekat yang ujungnya tak terlihat
“Jangan khawatir…tetap di belakangku, dan kan kubawa kau ke pelita itu” lagi-lagi aku tenang melihat tatapmu yang seakan melindungiku dari hamparan pekat tak bertepi

Samar-samar diujung jauh sana kulihat binar lembut yang kaujanjikan
Tapakku perlahan makin pasti menjadi cepat, tak sabar memandikan pandangan yang telah lama haus akan terang
Kau biarkan aku menyusul bayangmu yang kini mengiringi beberapa langkah di belakangku

Selalu…aku tahu
Kau ada disini…disana…
Di tiap jengkal yang kupijak
Di tiap wangi yang kuhirup
Di tiap indah yang kulihat
Di tiap merdu yang kudengar
Di tiap damai yang kurasa
Kamu ada
190308
Segarnya seperti embun di pagi hari

Stay tough, would you…

Jadi…entah untuk yang keberapa kali saya sudah menjatuhkan BB ungu kesayangan saya itu.

I’m usually taking a good care of my private stuff…because I’m so likely to form an emotional attachment with almost anything… living or non-living objects.

Teringat betapa susah saya membereskan kamar karena sayang rasanya harus membuang benda2 ‘tak berguna lagi’ seperti prakarya jaman SMU, kertas kado bekas kado ulang tahun saya dari orang2 tersayang, pulpen2 lucu yang sudah tak lagi bertinta, baju2 lama yang masih muat dibadan (padahal mah udah belel minta ampun dan bikin Ibu saya keningnya berkerut2 tiap menangkap basah saya pake baju model begituan), berkas2 file kuliah (entah fotokopian, laporan tugas2 yang udah diberi nilai, atau sekedar mind-map jaman baheula yang dulunya buat ngebantu di masa2 ujian), dan masih banyaaaaaak lagi deh ga bisa disebutin satu….hehehe…

Jadiii..selama semua benda2 itu menurut saya punya kisah istimewa, saya ga akan begitu aja bisa menyingkirkannya. Sebenernya ini ga bagus juga, karna saya sebegitu emosionalnya hingga hampir semua benda yang pernah saya pakai menurut saya punya kisah sendiri.

Uhm…that was about the non-living objects. How about the living things? How about people or even special people (and pets) around me that have already added their own unique colors into my life?
I’ll stand firm for those people (and pets), I’ll stand tall, and I’ll sacrifice everything I have when they need it the most. I guess I’m quite a loyal person. I hope I am.


"How could you not forming a strong-bonding with such a cute creature like this? <3"


Oiya, soal pets, saya dulu punya kucing peliharaan yang saya miliki sejak saya masih kelas 5 SD sampai awal2 jaman kuliah S1 dulu. Jadi…si kucing tersayang ini ceritanya umurnya panjang dan meninggalnya pun karena udah tua :’(

Saya inget betapa sedihnya saya waktu kucing saya meninggal, selama 3 hari berturut2 mata saya sembab tiap bangun pagi. Kalo liat tempat dia biasa nongkrong di rumah, air mata saya ga tahan tumpah dengan deras. Saya kubur almarhum kucing saya itu di halaman depan rumah dengan upacara pemakaman yang khidmat. Saya, adik2 saya, dan orangtua saya kumpul buat ngedoain si kucing yang jasadnya udah masuk ke liang lahat. Saya doain tiap sholat, berdoa supaya nanti di surga (semoga saya pantas masuk surgaNya) saya bisa ketemu kucing kesayangan saya lagi. Tapi semua itu ga menghapus kesedihan saya juga sampe di hari keempat Ibu saya yang udah ga tahan liat anaknya mewek abis2an karena kehilangan kucing bilang ‘kamu baru keilangan kucing aja udah begitu, gimana kalo keilangan yang lain seperti anggota keluarga’. Saat itu juga saya tersadar dan seperti ditampar ‘Oiya ya, saya ga boleh begini terus’. Jadi mulailah saya tahan air mata yang mau tumpah itu, mulailah saya mengumpulkan kekuatan buat bangkit, dan mulailah saya belajar untuk ga menciptakan emotional attachment yang begitu dalam sama semua hal, karena kan semua hal itu milikNya dan Dia berhak mengambilnya kembali kapan pun waktunya tiba.

Errr…panjang juga ya ocehan saya… Sebenernya saya cuma mau bilang ke kamu… Iya kamu yang berusaha masuk ke kehidupan saya, siapapun juga itu…

Stay tough, please… I may not be a nice person the whole time, I might be reckless and seems like ignoring your feelings, I might act egocentric, I would argue with you and defend my opinions whenever I need it, I would be so ‘kepo’ a.k.a showing excessive curiosity over your life… (now I really sounds annoying, don’t I? :P ), and I might drop you down accidentally like what I’ve done with my purple BB…

But once you made it, once you succeeded entering my life, and be part of my story… I will always be there for you… I will always try to give you all my best… Because those who survived and made it are truly special J  After all, only special people can handle me and my annoying traits :P Hahahaha… Noooo…I’m kidding, I’m not that annoying… I’m mostly sweet…just ask the survivors :P :P :P

Tuesday, 22 November 2011

Helloooow, Dear Blog :)

Ya ampuuuunnn sekian lama saya meninggalkan blog ini...ckckckck..bener2 yaaa... Kangeeeeeeeen tak tertahankan menggosip disini. Tentunya udah banyak banget cerita yang gak terbagi dan udah beribu2 kata pengen dituangin disini....sampe bingung mau cerita yang mana dulu.

Well, pertama adalah saya udah balik ke negeri tercinta Indonesia!!! :D Alhamdulillah banget akhirnya sekolah disana selesai juga, walaupun agak sedih (ng...bukan agak, tapi serius beneran sedih) karena petualangan2 di negara yang buat saya cantik dan penuh kenangan itu harus terhenti. Tapiiii... I know we will meet again someday, UK. I promise you :)

Teruuuss...apa ya? Apa ya? Saya bersyukur banget karena sepanjang perjalanan ini dipertemukan dengan orang2 yang luar biasa, temen2 yang jadi keluarga, orang2 yang ga sekedar bertemu muka lalu menghilang tapi meninggalkan jejak di hati dan saya yakin kapanpun kita ketemu lagi akan berasa seperti ketemu belahan-belahan jiwa (taela) hehehe....eeehh tapi emang bener kok :P

Daaaan alhamdulillah saya udah (unofficially) a double master-degree :"> Berkat doa dan bantuan Ayah, Ibu, Adik, Nenek, keluarga, sahabat dan temen2 semua tentunya....karna tanpa itu gak mungkin saya yang pemales dan sama sekali akan memilih apapun selain belajar bisa lulus sekolah yang lamanya luar biasa ini :')

Owkay....berarti mulai sekarang saya akan cerita random aja ya...mengenai petualangan2 saya dulu ataupun pengalaman2 saya kembali ke Indonesia sekarang ini. Berharap bisa cerita juga tentang kehidupan kantor dalam waktu dekat, karena sungguh saya kangen sama kantor saya dan seisinya. It's really great to be back here, Dear Blog :))

Wednesday, 12 January 2011

Do you believe in a Miracle? I do! :)

Pengen cerita kejadian hari ini yang bikin saya merinding terharu....dan sekali lagi entah untuk yang kesejutaberapakali merasa disayang amat sangat ama Sang Maha Penyayang diatas sana :')

Jadi...siang ini adalah deadline PR essay 5000 kata saya itu mesti dikumpulin. Setelah lupa diri dengan menghabiskan liburan jalan2 terus...lalu sakit karna kecapekan...lalu kehilangan minat ama yang namanya jurnal2 ilmiah...lalu ndak bisa konsen merangkai framework buat essay selama berhari2...sampailah saya di saat dimana antara halaman kosong di laptop, yang harusnya penuh oleh ribuan kata, dengan hari yang rasanya udah pasti bakalan gak karuan itu hanya berjarak 5 hari saja sodara2... Beuh...ilanglah semua sakit, pusing, males, ga bisa konsentrasi, lemes, dan ribuan alesan lain yang selalu saya bikin2 untuk menghindarkan diri ngerjain PR saya itu. 

Perjuangan pun dimulai...browsing bahan...baca instruksi berkali2 ampe akhirnya handout saya itu lecek juga (well, selain merangkai kata, ini tugas bikin strategi plus ada tahap running software juga di dalemnya, sebelum kemudian dianalisa, dievaluasi, dan dirumuskanlah strategi terbaik sebagai hasil akhir dari semua proses itu...puyeng dah pokoknya mah... :P), mikir sampe pusing....ngetik lagi....ngunyah jalan terus....ngetik lagi....pagi...siang...sore...malem...ga ada berentinya... Padahal saya jarang banget begadang, apalagi dengan alesan bikin tugas :P Hehehehe... Makanya kalo saya udah sampe begadang...banyak yang meringis perihatin...soalnya ini pasti udah ga maen2 lagi... Sampe2 si temen flat saya ke kamar saya berkali2 sekedar buat ngecek apakah saya masih napas apa udah pingsan terkapar dan gak ada yang tau :P Lalu kadang2 dia membawakan cemilan....ohh baiknyaaa...kadang2 melongok doang sambil senyum2 nanya "udah ampe mana?"...kadang2 masuk kamar dan meracau sendiri karna stress juga dia lagi minggu ujian...hahahaha...

Yah begitulah setiap hari sampe terakhir adalah siang tadi....akhirnya waktu essay saya mesti dikumpulin. Perasaan saya gak karu2an karna emang si essay nasibnya sungguh merana...gak sempet dicek ulang lagi...running softwarenya cuma sekali gak sempet dibaikin semua kekurangan parahnya...gak sempet diedit biar jadi lebih layak baca....uhuhuhuhu...maap yah Astrid dan Greg...saya suka sekali mata kuliah Anda berdua, tapi ini semua emang salah saya...nunda2 ngerjain tugas hiks... Tapi tolooong...saya dilulusin aja ya...saya khilaf soalnya kemaren2 itu....hiks...

Si essay mesti dikumpulin jam 2 siang...dan jam 12 kurang dikit baru saya keluar dari flat untuk pertama kalinya setelah seminggu lebih bertapa...berjalan lemes melayang kayak zombie karna kurang tidur dan nyesel abis ama nasib si essay....berjalan terus ke perpus buat ngeprint....terus keluar perpus ngumpulin essay di sekretariat dengan gak tampang gak karu2an. Sampe2 waktu saya nyapa David staf sekretariat yang baik hati, dia senyum dan bilang "I know you must've been working very hard..." katanya sambil geleng2... Mungkin dia liat muka saya udah kayak siap pingsan setiap saat....pucet lemes siap tumbang kapan aja kalo ditoyor dikit... Saya cuman bisa senyum dengan pipi merah (yah seandainya pipi saya bisa kemerah2an gitu...kan ceritanya malu disangkain working hard padahal "working extra hard" karna salah saya sendiri).

Abis itu pulanglah saya ke flat....mulailah melabil sendiri...sampe akhirnya jebol juga lelehan sungai2 di mata...akibat percampuran rasa antara capek, nyesel, takut, sedih, pusing....dan sepi.... Gak tau kenapa tiba2 berasa sepi...inget rumah...inget temen2 disana...inget Ibu...uhuhuhuhu....mau pulang aja rasanya! Sambil masih dengan muka basah kuyup alami....saya ambil wudhu...solat aja deh mendingan... Eh beneran abis solat rasanya lebih lega...dan mulailah saya mikir...ini kemanaaa ya temen2 saya? Sepi bener mana di flat sendirian..mau keluar lemes... Belom sempet lipet mukena...mulai ramelah si BB ungu ber-pangpingpangping... Ada temen kantor dengan gosip2 serunya, ada si tante yang caur dengan cerita2 lucunya, ada si Icha bebe dengan joke2 konyolnya, ada si ini si itu nanya ini nanya itu tentang aku....ahahahahaha....gak sepi lagiii walau sendiri :D Senangnyaaaa....

Hehehe...sebenernya the moral of the story adalah... Just ask God for everything you wish for...God is always there...watching you...and ready to make your wish come true even before you knew it! Try! I've tried millions of time and still amazed by Its miracles :)

Sunday, 2 January 2011

Happy New Year 2011

Hey!!! It's another year to go!
Another chance to try
Another wish to fulfill
Another prayer to be answered
Another smile to give
Another hand to hold
Another love to share
Another life to live...

Thank you 2010 for every lesson you have taught me...every berries in life you gave me...

Welcome 2011...I know you would be kind to me as I always imagine... Please take me home again to my loved ones this year... And would you please let me open my heart again this year... Please let me make as many good friends as possible and shared happiness with all of them... I believe I can conquer the world with my fellows around :)

Happy 2011 all! Life is always beautiful...soooo let's enjoooyyy :D